Bandar Judi terpercaya

Powered by Blogger.

Reformasi Sepak Bola Modern Harus Berlanjut

Berita Sepak Bola Indonesia Terkini | Reformasi Sepak Bola Modern Harus Berlanjut - Meskipun sudah tidak lagi menjabat Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif menegaskan, reformasi dan perubahan sebagai landasan sepak bola modern harus tetap berjalan. Iman pun mengharapkan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.

"Setelah perubahan susunan staf dan struktur BTN, tetap diperlukan reformasi dan perubahan sebagai landasan sepak bola modern di Tanah Air. Perlu kepercayaan dan keterlibatan masyarakat dan swasta terhadap PSSI dalam hal akuntibilitas dan transparansi," jelas Iman.

Sebagaimana diberitakan, PSSI secara tiba-tiba melakukan restrukturisasi organisasi dan susunan personalia BTN. Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, mencabut surat keputusan nomor: KEP/71/X/2010 tanggal 7 Juli 2010 tentang struktur organisasi dan susunan personalia BTN 2010-2014. Berdasarkan surat SKEP/88/NH/X/2010, Nurdin Halid menggeser Iman dari posisi ketua BTN menjadi Deputi Bidang Teknis. Sementara kursi ketua diduduki Wakil Ketua Umum PSSI, Nirwan D Bakrie.

Iman menyatakan, perubahan tersebut takkan memengaruhi program-program yang telah dirancangnya selama ini. "Pak Nirwan punya kapasitas melindungi saya dari kesulitan di dalam ataupun di luar organisasi. Beliau punya kekuatan itu. Ia bahkan bersedia turun menjadi ketua BTN walaupun dalam kesibukan beliau," beber Iman.

Namun, Iman menduga, restrukturisasi organisasi dan susunan personalia BTN tidak terlepas dari adanya pihak-pihak yang tidak ingin timnas sukses pada gelaran Piala AFF. "Saya sempat berdiskusi empat mata dengan Pak Nirwan. Ada kekhawatiran darinya dan petinggi PSSI meskipun BTN telah bekerja keras serta melakukan kontribusi cukup bagus. Namun, ada golongan yang tidak suka timnas sukses di AFF," ungkap Iman.

Keputusan ini cukup kontroversial karena Iman praktis baru menduduki jabatan sebagai ketua BTN selama kurang lebih empat bulan. Kontan saja, sejumlah kalangan menilai keputusan PSSI melakukan restrukturisasi sarat kepentingan. Apalagi, Iman terkenal sosok yang kerap berseberangan dengan PSSI. Ia beberapa kali berkoar-koar mengenai pentingnya pembinaan usia muda, soal klub di Indonesia yang tidak memiliki akademi, dan kebijakan setiap klub yang menggunakan enam pemain asing sehingga pemain-pemain lokal tidak mendapatkan jam terbang yang cukup.

JASA SEO: Bagi anda yang membutuhkan JASA SEO web. anda bisa menghubungi kami di sini Putra97@yahoo.com. Terimakasih
Informasi Pemasangan Iklan:
Hubungi Kami: Yahoo Massenger: putra97
Email: putra97@yahoo.com

Liga Inggris

Liga Spanyol

Liga Italia